Prinsip Dasar Pengembangan TIK untuk Menunjang kebutuhan Dunia Pendidikan



LANDASAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN

Prinsip Dasar Pengembangan TIK untuk Menunjang kebutuhan Dunia Pendidikan


LAMBANG-UNJA-EMBOSE-baru-copy.png

DISUSUN OLEH :
ITA HOZANA,S.Pd

MAGISTER TEKNOLOGI PENDIDIKAN
KONSENTRASI OLAHRAGA
UNIVERSITAS JAMBI






BAB I
PENDAHULUAN


A.    Latar Belakang Masalah
Teknologi adalah cara menggunakan ilmu pengetahuan untuk memecahkan masalah praktis.Melalui pemanfaatan TIK kita dapat meningkatkan kualitas SDM. Teknologi informasi berkembang sejalan dengan perkembangan teori dan komunikasi serta teknologi yang menunjang terhadap praktik kegiatan pembelajaran.
Perkembangan TIK telah memberi kontribusi terhadap terjadinya revolusi diberbagai bidang. Eric Ashby (1972) menyatakan bahwa dunia pendidikan telah memasuki revolusinya yang kelima. Revolusi pertama, terjadi ketika orang menyerahkan pendidikan anaknya kepada seorang guru. Revolusi kedua, terjadi ketika digunakannya tulisan untuk keperluan pembelajaran. Revolusi ketiga, terjadi ketika diciptakannya mesin cetak sehingga materi pembelajaran dapat disajikan melalui media cetak. Revolusi keempat, terjadi ketika digunakannya perangkat elektronik seperti radio dan televisi untuk pemerataan dan perluasan pendidikan. Revolusi kelima, seperti saat ini, dimanfaatkannya TIK tercanggih khususnya komputer dan internet dalam kegiatan pendidikan.

B.     Rumusan Masalah
1.        Apa konsep teknologi, informasi, dan komunikasi?
2.        Apa  saja ruang lingkup teknologi, informasi, dan komunikasi?
3.        Apa prinsip teknologi, informasi, dan komunikasi?



C.      Tujuan Pembahasan
1.        Untuk mengetahui konsep teknologi, informasi, dan komunikasi.
2.        Untuk mengetahui apa saja ruang lingkup teknologi, informasi, dan komunikasi.
3.        Untuk mengetahui apa prinsip teknologi, informasi, dan komunikasi.













BAB II
PEMBAHASAN


A.    Konsep Teknologi, Informasi dan Komunikasi
1.      Pengertian Teknologi
Kata teknologi secara harfiah berasal dari bahasa latin “texere”yang artinya “  to weave or construct” menenun atau membangun, sehingga istilah teknologi seharusnya tidak terbatas pada penggunaan mesin, meskipun dalam arti sempit sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Roger (1983) teknologi adalah suatu rancangan atau desain untuk alat bantu tindakan yang mengurangi ketidakpastian dalam hubungan sebab akibat dalam mencapai suatu hasil yang diinginkan. Teknologi biasanya memiliki dua aspek, yaitu aspek hardware dan softwere.
Menurut Gary J Anglin (1991) teknologi merupakan penerapan ilmu-ilmu perilaku dan alam serta pengetahuan lain secara bersistem dan menyistem untuk memecahkan masalah. Jadi teknologi adalah cara dimana kita menggunakan ilmu pengetahuan untuk memecahkan masalah praktis.[1]
Menurut Saettler bahwa teknologi tidak selamanya harus menggunakan mesin sebagaimana terbayangkan dalam pikiran kita selama ini, akan tetapi merujuk pada setiap kegiatan praktis yang menggunakan ilmu pengetahuan tertentu.[2]



2.      Pengertian Informasi
            Informasi adalah sejumlah data yang telah diolah melalui pengeloalaan data dalam rangka menguji tingkat kebenarannya dan ketercapaiannya sesuai dengan kebutuhan. Ada tiga hal penting yang harus diperhatikan dari informasi yaitu: a.Informasi merupakan hasil pengelolaan data,b. Memberikan makna, c. Berguna atau manfaat.
            Ciri-ciri informasi yang berkualitas menurut Mc. Leod (1997) ada empat, yaitu: a. akurat,artinya informasi tersebut mencerminkan keadaan yang sebenarnya, b. Tepat waktu, artinya informasi harus tersedia atau ada saat diperlukan, c. Relevan, artinya informasi yang diberikan harus sesuai dengan yang dibutuhkan, dan d. lengkap, artinya informasi harus diberikan secara utuh tidak setengah-setengah.
Komponen-komponen informasi :
a.       Root of Information, yaitu komponen inti dati informasi berada pada tahap keluaran pertama sebuah proses pengolahan data yang biasanya disampaikan oleh orang pertama.
b.      Bar of Information, yaitu merupakan badan/batangnya dari informasi yang disajikan dan memerlukan informasi pendukung, agar informasi inti dapat diketahui secara utuh. Contoh : headline surat kabar agar pembaca jelas maka harus membaca informasi selanjutnya.
c.       Branch of Information, yaitu informasi dapat dipahami apabila informasi sebelumnya telah dipahami. Misalnya, ketika kita membaca glosarium atau indeks ketika membaca sebuah buku.
d.      Stick of information, yaitu komponen informasi yang sederhana dari cabang informasi. Bentuk dari informasi ini biasanya berbentuk pengayaan pengetahuan, kedudukannya hanya sebagai pelengkap, terhadapa informasi yang ada.
e.       Bud of Information, yaitu komponen informasi yang sifatnya semi mikro namun sangat dibutuhkan, sehingga diwaktu mendatang informasi ini akan berkembang dan dicari orang, misalnya informasi tentangmultiple intelligence, hypoteaching, kurikulum masa depan, pembelajaran abad ke 21, dan lain-lain.
f.       Leaf of Information, yaitu merupakan informasi pelindung untuk menjelaskan konidisi dan situasi ketika informasi itu mucul ke permukaan, seperti informasi tentang prakiraan cuaca, prakiraan kemarau panjang, prakiraan gempa atau gerhana matahari/bulan.[3]
3.       Pengertian Komunikasi
Komunikasi berasal dari bahasa latin, yaitu “Communicare” artinya memberitahukan atau menjadi milik bersama. Komunikasi mengandung makna menyebarkan informasi, pesan, berita, pengetahuan, dan norma atau nilai-nilai dengan tujuan untuk menggugah partisipasi, agar yang diberitahukan tersebut menjadi milik bersama (sama makna) antara komunikator dan komunikan.
Komunikasi merupakan suatu proses pemindahan dan penerimaan lambang-lambang yang mengandung makna dari komunikator kepada komunikan.
Komunikasi sebagai suatu proses yang dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu proses primer dan proses sekunder. Proses primer adalah proses komunikasi langsung tanpa adanya media yang dapat memanipulasi dan melipatgandakan jumlah penerima pesan. Dalam proses komunikasi ini, biasanya berbentuk bahasa, gerakan-gerakan yang memiliki makna khusus, dan aba-aba. Sedangkan proses sekunder berlangsung dengan bantuan mekanisme yang dapat melipatgandakan jumlah penerima pesan atau ditujukan untuk mengatasi berbagai macam hambatan fisik/kebendaan/jasadiah yang akan menghalangi proses komunikasi primer. Seperti mengatasi hambatan geografis proses komunikasi ini dapat melalui telepon, HP, radio, dan satelit.
Hakekat Teknologi Informasi yaitu cara di mana kita menggunakan ilmu pengetahuan untuk memecahkan masalah praktis. Teknologi Informasi diartikan sebagai teknologi pengadaan, pengolahan, penyimpanan, dan penyebaran berbagai jenis informasi dengan memanfaatkan komputer dan telekomunikasi yang lahir karena adanya dorongan-dorongan kuat untuk menciptakan teknologi baru yang dapat mengatasi kelambatan manusia mengolah informasi. (Hariyadi, 1998).
Teknologi Informasi adalah serangkaian tahapan penanganan informasi, yang meliputi penciptaan sumber-sumber informasi, pemeliharaan saluran informasi, seleksi dan transmisi informasi, penerimaan informasi secara selektif, penyimpanan & penelusuran informasi, dan penggunaan informasi.
Komunikasiberasal dari bahasa Latin, yaitu ”Communicare” artinya ”memberitahukan”; atau ”menjadi milik bersama”. Komunikasi merupakan suatu proses pemindahan dan penerimaan lambang-lambang yang mengandung makna.[4]
Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memuat semua teknologi yang berhubungan dengan penanganan informasi. Penanganan ini meliputi pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi. Jadi, TIK adalah teknologi yang berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi. Ditinjau dari susunan katanya, teknologi informasi dan komunikasi tersusun dari 3 (tiga) kata yang masing-masing memiliki arti sendiri. Kata pertama, teknologi, berarti pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material dan proses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. Istilah teknologi sering menggambarkan penemuan alat-alat baru yang menggunakan prinsip dan proses penemuan saintifik. Kata kedua dan ketiga, yakni informasi dan komunikasi, erat kaitannya dengan data. Informasi berarti hasil pemrosesan, manipulasi dan pengorganisasian sekelompok data yang memberi nilai pengetahuan (knowledge) bagi penggunanya. Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi hubungan saling mempengaruhi di antara keduanya.[5]
Upaya penting untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah dengan mengembangkan teknologi pendidikan dan pembelajaran. Pendayagunaan teknologi pendidikan (Educatian Technology) atau berbagai istilah yang mereka gunakan: Teknologi untuk Pendidikan (Technology for Education), Teknologi Informasi (Information Technology/IT) atau Teknologi Komunikasi dan Informasi (Information and Communication Technology/ICT) diyakini sebagai salah satu cara strategis mengatasi masalah tersebut (Dewi, 2007). Pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di bidang pendidikan juga ditekankan oleh Negara-negara Asia Tenggara. Upaya peningkatan mutu pendidikan lebih difokuskan kepada aparat pendidikan (guru, kepala sekolah, tenaga administrasi) dan komite sekolah. Bentuk upaya yang dilakukan ini bisa melalui pendidikan pelatihan, TOT, workshop, seminar dan lokakarya pembinaan kelembagaan pendidikan.[6]
Teknologi komunikasi adalah penggunaan teknologi sebagai media dalam komunikasi manusia. Penggunaan teknologi sebagai media dalam komunikasi ini banyak dipengaruhi oleh perkembangan-perkembangan teknologi dari ilmu pengetahuan lainnya. Komunikasi merupakan basic social procces dalam kehidupan manusia. Satu hal yang sangat fundamental dan sangat diperlukan dalam kehidupan setiap manusia. Tanpa kemunikasi manusia tidak dapat berinteraksi dengan orang lain dan tidak akan berkembang. Fenomena inilah yang membuat komunikasi terus mengalami perubahan dan perkembangan yang disebut revolusi teknologi komunikasi.[7]
Manfaat yangdapat diambil dari penggunaan teknologi informasi, dan komunikasi, diantaranya:
1.      cepat, yaitu satu nilai yang relatif. Komputer bisa melakukan dalam sekejap mata dan lebih cepat.
2.      Konsisten, yaitu komputer mampu melakukan pekerjaan yang berulang secara konsisten.
3.      Tepat, yaitu komputer berupayaa mengesankan perbedaan yang sangat kecil.
4.      Kepercayaan, yaitu dengan kecapatan, kekonsistenan dan ketepatan, maka kita dapat memperkirakan bahwa keputusan yang dihasilkannya dapat dipercaya dan hasil yang sama bisa diperoleh berulang kali.
5.      Meningkatkan produktifitas.
6.      Mencetuskan kreativitas.[8]



B.     Ruang Lingkup TIK
Secara garis besar, teknologi informasi dapat dikelompokkan menjadi dua bagian, perangkat lunak dan perangkat keras. Perangkat keras berhubungan dengan peralatan-peralatan yang bersifat fisik, seperti memori, printer, dan keyboard. Perangkat lunak berhubungan dengan instruksi-instruksi untuk mengatur perangkat keras supaya bekerja sesuai instruksi.
Pengelompokan Teknologi Informasi. Teknologi informasi dapat dikelompokan menjadi 6 teknologi yakni:
a.       Teknologi Masukan
Adalah perangkat yang digunakan untuk menangkap data/informasi dari sumber asalnya.
b.      Teknologi Keluaran
Supaya diterima oleh pemakai yang membutuhkan, informasi perlu disajikan dalam berbagai bentuk. Dalam hal ini, teknologi keluaran mempunyai andil yang cukup besar. Karena pada umumnya, informasi disajikan dalan monitor.[9]
c.       Teknologi Perangkat Lunak
Perangkat lunak atau dikenal juga dengan sebutanprogram adalah deretan instruksi yang digunakan untuk mengedalikan komputer sehinggakomputer dapat melakukan tindakan sesuai yang dikehendaki pembuatnya.[10]
d.      Teknologi Penyimpan
Media penyimpanan yang baik harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
1)      Tingkat redudansi yang kecil
2)      Kecepatan tinggi sesuai atau sesuai yang dibutuhkan
3)      Open (bersifat terbuka antar vendor system operasi ataupun peyimpanan)
e.       Teknologi Telekomunikasi
Teknologi telekomunikasi terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak yang menyebarkan informasi dari system dari satu tempat ke tempat lain. Teknologi ini dapat menyebarkan teks, data, grafik, suara, dokumen, atau video.
f.       Mesin Pemroses
Adalah bagian penting dala teknologi informasi yang berfungsi untuk mengingat data atau program (berupa komponen memori) dan mengeksekusi program (berupa komponen CPU).[11]
Menurut Kemendikbud TIK mencakup 2 aspek :
a.    TIK meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi,dan pengolahan informasi
b.    TIK adalah segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses, menstransfer data dari prangkat satu ke perangkat yang lain.[12]
C.    Prinsip TIK
Prinsip dari TIK adalah High Tech dan High Touch Apa itu High Tech ? apa pula itu High Touch? Teknologi selalu membawa sejumlah konsekuensi ke tengah masyarakat penggunanya. Ada yang kita harapkan, ada juga yang tak terduga, tetapi ada juga yang sama sekali diharapkan. Dalam bukunya yang cukup terkenal ” High Tech, High Touch “, karya John Naisbitt,  High Tech lebih kurang memiliki pengertian yaitu kemajuan dimasa depan, inovasi, kemajuan – kontrol. Sedangkan High Touch adalah mempercayai sesuatu yang mengakui adanya hal-hal yang lebih besar daripada kita atau mengakui adanya sesuatu yang lebih besar di luar diri kita, entah kemanusiaan atau ketuhanan. Jadi pengertian dari “High Tech – High Touch” lebih kurang adalah menikmati buah kemajuan teknologi dan menyesuaikan dengan Tuhan kita, ataupun keyakinan spiritual kita. Hal ini menunjukkan bahwa kemajuan dan kecanggihan teknologi mesti dikendalikan oleh sentuhan moral dan nilai-nilai kemanusiaan yang juga tinggi. Namun, dalam kenyataannya sering ditemukan High Tech, Low touch. Teknologi tinggi, mahal, namun tidak dikendalikan oleh komitmen kemanusiaan yang kuat. Ibaratnya sebuah teknologi kurang berarti manakala yang mengendalikannya (manusia) tidak mempunyai “moral” yang baik. Hal inilah yang sering kita katakan efek yang tak terduga atau tidak kita inginkan.
Sering kita lihat tayangan di televisi, terjadi kematian akibat kecelakaan lalu lintas. Seolah-olah kendaraan motor sebagi suatu produk teknologi canggih itu tanpa disadari telah menjadi alat pembunuh. Tak ayal lagi kendaraan motor menjadi kambing hitam, di samping menambah kemacetan kota akibat lemahnya perencanaan dan pengaturan jalan. Jumlahnya juga semakin membeludak dan kurang terkendali. Penggunaan gadget yang berlebihan dan tidak pada tempatnya sepertinya juga mengurangi sensitifitas kita dalam berhubungan dengan sesama manusia. Kita lebih asyik “ngobrol” dengan fitur-fitur di gadget yang kita miliki, dibandingkan menghargai orang yang kita ajak bicara. Yang lebih mengerikan lagi tidak jarang kita lihat kecelakaan terjadi saat mereka sedang asyik menggunakan gadget di jalan. Kemajuan-kemajuan teknologi sepreti ini secara perlahan bisa melahirkan “generasi multitasking, dimana mereka adalah generasi yang terbiasa berkomunikasi dengan sesamanya  sekaligus memainkan gadget mereka. High-tech mestinya dibarengi dengan high-touch. Teknologi tinggi tanpa sentuhan dan kendali komitmen kemanusiaan tinggi hanya akan melahirkan malapetaka.[13]























  

BAB III
PENUTUP

D.     Kesimpulan
1.    Konsep Teknologi, Informasi dan Komunikasi
a.    Pengertian Teknologi
Kata teknologi secara harfiah berasal dari bahasa latin “texere”yang artinya “  to weave or construct” menenun atau membangun, sehingga istilah teknologi seharusnya tidak terbatas pada penggunaan mesin, meskipun dalam arti sempit sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
b.    Pengertian Informasi
Informasi adalah sejumlah data yang telah diolah melalui pengeloalaan data dalam rangka menguji tingkat kebenarannya dan ketercapaiannya sesuai dengan kebutuhan. Ada tiga hal penting yang harus diperhatikan dari informasi yaitu: a. Informasi merupakan hasil pengelolaan data,b. Memberikan makna, c. Berguna atau manfaat.
c.    Pengertian Komunikasi
Komunikasi berasal dari bahasa latin, yaitu “Communicare” artinya memberitahukan atau menjadi milik bersama. Komunikasi mengandung makna menyebarkan informasi, pesan, berita, pengetahuan, dan norma atau nilai-nilai dengan tujuan untuk menggugah partisipasi, agar yang diberitahukan tersebut menjadi milik bersama (sama makna) antara komunikator dan komunikan.



2.      Ruang Lingkup TIK
Secara garis besar, teknologi informasi dapat dikelompokkan menjadi dua bagian, perangkat lunak dan perangkat keras. Perangkat keras berhubungan dengan peralatan-peralatan yang bersifat fisik, seperti memori, printer, dan keyboard. Perangkat lunak berhubungan dengan instruksi-instruksi untuk mengatur perangkat keras supaya bekerja sesuai instruksi.
3.         Prinsip TIK
Prinsip dari TIK adalah High Tech dan High Touch Apa itu High Tech ? apa pula itu High Touch? Teknologi selalu membawa sejumlah konsekuensi ke tengah masyarakat penggunanya. Ada yang kita harapkan, ada juga yang tak terduga, tetapi ada juga yang sama sekali diharapkan. Dalam bukunya yang cukup terkenal ” High Tech, High Touch “, karya John Naisbitt,  High Tech lebih kurang memiliki pengertian yaitu kemajuan dimasa depan, inovasi, kemajuan – kontrol. Sedangkan High Touch adalah mempercayai sesuatu yang mengakui adanya hal-hal yang lebih besar daripada kita atau mengakui adanya sesuatu yang lebih besar di luar diri kita, entah kemanusiaan atau ketuhanan. Jadi pengertian dari “High Tech – High Touch” lebih kurang adalah menikmati buah kemajuan teknologi dan menyesuaikan dengan Tuhan kita, ataupun keyakinan spiritual kita. Hal ini menunjukkan bahwa kemajuan dan kecanggihan teknologi mesti dikendalikan oleh sentuhan moral dan nilai-nilai kemanusiaan yang juga tinggi. Namun, dalam kenyataannya sering ditemukan High Tech, Low touch.


DAFTAR PUSTAKA
Harjali. 2011.  Teknologi Pendidikan. Ponorogo:STAIN Po PRESS
Kadir, Abdul & Terra Ch.Tri Wahyuni.  2005. Pengantar Teknologi Informasi. Yogyakarta: Andi Publisher
Munir. 2012.Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Bandung: ALFABETA
Rusman, dkk.  2003.  Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jakarta: Rajawali Pers
http://ejournal.unisba.ac.id/index.php/ethos/article/view/1693/pdf  diakses 8 Maret 2018
http://ojs.unm.ac.id/JEST/article/view/1143/383 diakses 8 Maret 2018.
http://jamaludinn26.blogspot.co.id/2014/06/konsep-dasar-tik.html
http://belajartik08.blogspot.co.id/2017/05/pengertian-prinsip-fungsi-kegunaan-dan_18.html
http://fatmasurialfian.blogspot.co.id/2016/11/tki-pengertian-prinsip-fungsi-kegunaan.html  diakses 11 Maret 2018

Komentar

  1. Bagaimana cara memberikan penjelasan kepada suku anak dalam yg belum tau sama sekali dunia pendidikan apalagi , iptek

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh kita ajak melihat contoh nyo vidio dokumenter

      Hapus
  2. Bagaimana caranya memperkenalkan TIK kapada ibu-ibu yang sudah senior didunia pendidikan khusus nya tingkat Sekolah Dasar di kabupaten(pedesaan)

    BalasHapus
  3. Bagaimana caranya agar anak-anak kita bisa memanfaatkan TIK sebaik mungkin dan sesuai dengan kemajuan zaman

    BalasHapus
  4. Bagaimana caranya memperkenalkan TIK yang mudah kepada guru yang gaptek sedangkan zaman semakin maju

    BalasHapus
  5. Sangat bermanfaat sekali dari pembuka sampel penutup nya Bu😊

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Studi Kasus Latar Belakang Penggunaan TIK didunia Kerja